Promo! cukup bayar $10 anda akan mendapatkan backlink Do-Follow selamanya. Get now!
Postingan

Apa Itu ETF, Perbedaan ETF dan Reksa Dana

ETF merupakan sarana investasi reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa efek.
Apa Itu ETF, Perbedaan ETF dan Reksa Dana - https://www.insideyourira.com/etf-investing/

Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat indonesia khususnya generasi milenial mereka mulai menyadari akan pentingnya berinvestasi sebagai bentuk simpanan atau tabungan di masa yang akan datang.

Sarana investasi yang telah cukup populer di Indonesia salah satunya adalah Stock Mutual Fund / Reksa Dana seperti Pasar Uang, Pendapatan Tetap, Campuran, dan Saham. Dimulai dari Stock Mutual Fund tertutup dalam bentuk perseroan terbatas sampai dengan Stock Mutual Fund terbuka yang berbentuk kontrak investasi kolektif (KIK).

Selain sarana investasi Stock Mutual Fund / Reksa Dana, sekarang ada ETF, yaitu sarana investasi yang bisa dibilang relatif baru di Indonesia dan sedang populer pada saat ini.

Tentang ETF

ETF merupakan akronim dari Exchange Traded Fund. Semenjak diluncurkannya Exchange Traded Fund (ETF) pada tahun 1990-an, sarana investasi ini semakin populer dan telah menjadi pilihan para investor dalam berinvestasi.

Exchange Traded Fund (ETF) merupakan sarana investasi reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa efek.

Menurut Bursa Efek Indonesia (IDX) Exchange Traded Fund (ETF) merupakan gabungan antara unsur reksa dana dalam hal pengelolaan dana dengan mekanisme saham dalam hal transaksi jual maupun beli.

Perbedaan Stock Mutual Fund / Reksa Dana dengan Exchange Traded Fund (ETF)

Sebagian mungkin masih ada yang berpendapat bahwa Exchange Traded Fund (ETF) memiliki kesamaan dengan Stock Mutual Fund / Reksa Dana saham pada umumnya karena di dalamnya juga terdapat beberapa kumpulan saham.

Tentu saja pendapat tersebut tidak sepenuhnya benar. Karena Exchange Traded Fund (ETF) juga memiliki perbedaan dengan Reksa Dana.

Misalnya jika Reksa Dana berisi beberapa jenis saham di bursa, sedangkan ETF memiliki referensi ke indeks saham di bursa.

Pengelolaan transaksi pada Exchange Traded Fund (ETF) lebih fleksibel karena dapat diperdagangkan pada harga tertentu secara realtime, sedangkan Reksa Dana hanya dapat perdagangkan satu kali di akhir penutupan hari.

Reksa Dana memiliki biaya relatif lebih tinggi karena biasanya dibeli langsung melalui manajer investasi, sedangkan di ETF biayanya relatif lebih rendah karena aset dikelola secara pasif sehingga tidak ada management fee yang harus dibayarkan.

Beberapa perbedaan Stock Mutual Fund / Reksa Dana dengan Exchange Traded Fund (ETF) selangkapnya dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Stock Mutual Fund Exchange Traded Fund (ETF)
Perdagangan melalui Via Manajer Investasi atau Agent Penjual Reksa Dana Dealer Partisipan di Pasar Primer
Broker manapun di Pasar Sekunder
Minimum pembelian 1 unit Pasar primer: Creation unit ( = 1000 lot = 100.000 unit)
Pasar sekunder: 1 Lot (100 unit)
Biaya Transaksi Biaya pembelian dan penjualan kembali (umumnya 1% hingga 3%) Sesuai dengan biaya komisi broker/broker fee
Risiko Transaksi Risiko Manajer Investasi dari pengelolaan portofolio Dapat dikontrol (lebih rendah) karena transaksi jual/beli ETF dapat dilakukan setiap saat selama jam bursa berlangsung
Nilai Aktiva Bersih per Unit Penyertaan (NAB/UP) Perhitungan NAB/UP dilakukan satu kali setelah penutupan jam Perdagangan di BEI Perhitungan indikasi NAB/UP (iNAV) dilakukan setiap saat selama jam perdagangan BEI
Harga Akhir hari Real time
Underlying Saham Indeks Acuan
Settlement T+7 (tujuh hari setelah transaksi dilakukan) T+2 (dua hari setelah transaksi dilakukan)
Dealer Partisipan Tidak ada Ada

Kelebihan Exchange Traded Fund (ETF) di bandingkan Stock Mutual Fund / Reksa Dana Biasa

Exchange Traded Fund (ETF) lebih Efisien. Dengan membeli satu unit penyertaan ETF, investor secara otomatis akan memiliki seluruh saham-saham yang membentuk indeks secara proporsional sesuai dengan bobot saham yang dimilikinya dalam indeks. Misalnya investor membeli satu unit penyertaan EFT Bitcoin (BTC) maka secara otomatis akan memiliki seluruh saham-saham pembentuk indeks EFT Bitcoin (BTC) secara proporsional karena unit penyertaan tersebut sudah ada dan dibelinya dari investor lainnya.

Berbeda dengan Reksa Dana biasa, dana dari investor harus dikumpulkan terlebih dahulu oleh Manajer Investasi kemudian baru dibelikan saham-saham yang membentuk indeks EFT Bitcoin (BTC) secara proporsional.

Exchange Traded Fund (ETF) lebih Transparan. Komposisi ETF diumumkan setiap hari sehingga investor dapat dengan mudah mengetahui saham-saham apa saja yang dimiliki oleh ETF. Bahkan iNAB dipublikasikan oleh Dealer Partisipan secara realtime, sehingga para investor yang membeli (menjual kembali) unit penyertaan ETF tersebu dapat mengetahui pasti berapa value saham-saham yang dibelinya (dijual kembali).

Berbeda dengan Reksa Dana biasa investor tidak dapat mengetahui komposisi dan value dari saham-saham yang membentuk unit penyertaannya. Karena Reksa Dana biasa hanya dapat dibeli atau dijual kembali satu kali dalam sehari (cut-off time).

Exchange Traded Fund (ETF) lebih Fleksibel. Sesuai dengan namanya, karena unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek. Maka investor dapat dengan membeli (dan menjual) unit penyertaan ETF setiap saat selama Bursa Efek buka.

Selain itu, ETF juga memungkin para investor untuk menerapkan strategi apapun misalnya short selling, pembelian secara marjin, limit order, stop loss, dan lain-lain. Sejauh tidak bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku dan peraturan internal perusahaan pialang yang dipilih.

Berbeda dengan Reksa Dana biasa dimana investor tidak dapat melakukan strategi apapun karena transaksi unit penyertaan harus melalui manajer investasi. Dan transaksi dalam Reksa Dana biasa dibatasi hanya satu kali dalam sehari, sebelum waktu cut-off (13.00 WIB) atau ditetapkan pada waktu tertentu sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Exchange Traded Fund (ETF) memiliki biaya relatif lebih murah. Di EFT Investor biasanya hanya dikenakan pajak atas penjualan investasinya, Berbeda dengan Reksa Dana biasa yang harus menanggung beban pajak selama berinvestasi.

Kelebihan Exchange Traded Fund (ETF) di bandingkan Stock Mutual Fund / Reksa Dana Biasa

Peraturan ETF di Indonesia

Sebagai salah satu sarana investasi yang resmi di Indonesia maka seluruh transaksi Exchange Traded Fund (ETF) diatur oleh peraturan: PJOK NO.49 Tahun 2015 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang Unit Penyertaannya Diperdagangkan di Bursa Efek. dan mendapatkan pengawasan dari OJK, BEI dan KSEI.

Peraturan ETF di Indonesia

ETF Tercatat di BEI

Setidaknya ada 50 ETF yang telah tercatat di BEI berdasarkan data per 18 Desember 2021, yaitu: Reksa Dana Indeks FWD Asset IDX ESG Leaders ETF (XFES), Reksa Dana Indeks BNP Paribas IDX Growth30 ETF (XBIG), Dana Indeks Premier ETF FTSE Indonesia ESG (XIFE), RDI Danareksa ETF MSCI Indonesia ESG Screened (XDSG), Reksa Dana Indeks KISI MSCI Indonesia ETF (XKMS), Reksa Dana Indeks Premier ETF Index IDX30 (XKMS), Reksa Dana Indeks Premier ETF Index IDX30 (XIID), Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor (XILV), Reksa Dana Indeks SAM ETF SRI-KEHATI (XSSK), Syailendra ETF MSCI Indonesia ESG Universal Index (XSMU), RD Indeks Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap (XIML).

Data ETF yang tercatat di BEI selengkapnya dapat dilihat disini: Exchange Traded Fund (ETF)

Dealer Partisipan EFT di Indonesia

Dealer Partisipan merupakan anggota bursa yang mengelola Exchange Traded Fund (ETF) untuk melakukan transaksi unit penyertaan Exchange Traded Fund (ETF). Pada saat ini di Indonesia telah memiliki 6 (enam) Dealer Partisipan yaitu: Mandiri Sekuritas, Sinarmas Sekuritas, Panin Sekuritas, Bahana Sekuritas, Philip Sekuritas, dan Indopremier Sekuritas.

Demikian penjelasan singkat Nurul Huda ID, tentang Exchange Traded Fund (ETF), semoga dapat menambah wawasan dan sumber referensi anda untuk melakukan investasi

Perhatian: Perdagangan aset kripto memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi. Saya sangat merekomendasikan anda untuk melakukan riset sebanyak mungkin dengan mempertimbangkan analisis teknis terkini, tren pasar dan pendapat para ahli sebelum anda memutuskan untuk berinvestasi pada aset kripto dan Pilihlah pasar fisik dan jenis kripto yang telah terdaftar di Bappebti serta Pertimbangankanlah aset keuangan lainnya.
Kami disini bukan sebagai penasehat keuangan dan kami tidak memaksa anda untuk melakukan transaksi membeli, menjual dan menyimpan aset kripto sebagai investasi / atau aksi mencari keuntungan lainya. Semua keputusan transaksi perdagangan aset kripto tersebut dan akibat yang akan timbul merupakan keputusan dan tanggung jawab independen anda sendiri.

Diperbolehkan bagi anda yang ingin menyalin artikel yang ada diblog ini, dengan syarat mencantumkan sumbernya berupa link aktif yang merujuk pada konten aslinya. Blog anda tidak akan dihapus, deindex dan adsense anda tidak akan menerima keluhan hak cipta dari saya.

Referensi:
https://www.idx.co.id/produk/exchange-traded-fund-etf/
https://www.indopremier.com/ipotnews/newsDetail.php?jdl=Perbedaan_Antara_Reksa_Dana_biasa_dan_Reksa_Dana_ETF_(Reksa_Dana_yang_Unit_Penyertaannya_Diperdagangkan_di_Bursa_Efek)____[1]&news_id=84098&group_news=IPOTNEWS&news_date=2017-11-22&taging_subtype=&name=&search=&q=&halaman=

Pendapatku yang benar tapi bisa jadi salah dan pendapat selainku itu salah tapi bisa jadi benar.

Posting Komentar