Penjelasan tentang Istilah Divergence Trading

Divergence trading sangat berguna sekali bagi para trader untuk mengidentifikasi apakah trend harga akan terus berlanjut atau cenderung berbalik arah.
Gambar Penjelasan tentang Istilah divergence trading - Nurul Huda

Divergence Trading merupakan sebuah kasus dimana harga suatu aset crypto bergerak berlawanan arah dengan indikator oscillator / osilator. Indikator osilator yang paling sering digunakan dalam trading crypto adalah indikator MACD, RSI, KDJ, dan yang sejenisnya. Untuk penjelasan lebih lanjut tentang indikator osilator kedepan insyaAllah akan jelaskan pada artikel khusus tentang osilator nantinya.

Divergence trading sangat berguna sekali bagi para trader untuk mengidentifikasi apakah trend harga akan terus berlangsung atau cenderung akan berbalik arah. Setidaknya jika anda telah mengetahui tentang divergence trading anda dapat mengidentifikasi dan memprediksi perubahan harga lebih awal. Dan tentunya sinyal divergence juga akan sangat berguna bagi anda untuk memutuskan apakah ini waktu yang tepat masuk kedalam pasar trading atau tidak.

Bagi anda yang baru saja mendengar atau mengenal istilah sinyal divergence silahkan anda amati gambar di bawah ini.

Gambar 1.1 - Nurul Huda

Pada Gambar 1.1 diatas coba anda perhatikan pada grafik harga yang beri tanda garis biru pertama memperlihatkan andanya kenaikan harga yang lebih tinggi dari harga sebelumnya. Sementara, pada indikator MACD yang di tandai garis biru kedua memperlihatkan adanya penurunan. Dan anda juga dapat mengamati bahwa indikator histogram pada gambar 1.1 tersebut juga semakin mendekati nol. Artinya pola seperti itu menandakan sinyal kuat akan ada pembalikan arah harga yang sebelumnya naik / bullish menjadi turun / bearish.

Contoh divergence diatas dinamakan dengan divergence bearish atau divergence negatif karena harga terus bergerak ke ketinggian baru namun, indikator MACD gagal mencatat ketinggian baru terasebut.

Walaupun divergence trading terlihat sangat sederhana, namun tidak sedikit trader pemula yang merasa kebingungan untuk membaca divergence trading. Hal tersebut wajar saja, karena sebenarnya terdapat beberapa jenis dan klasifikasi divergence. Secara umum, divergence trading terdiri dari:

  1. Regular / hidden / extended;
  2. Bullish / bearish;
  3. Negatif / positif;
  4. Direct / reverse;
  5. Divergence / convergence.

Dari kelima jenis dan klasifikasi divergence diatas dapat dikelompokan kembali menjadi tiga jenis divergence utama yaitu divergence reguler, hidden, dan extended.

Karena adanya keragaman jenis dan klasifikasi divergence trading tersebut membuat para trader pemula menjadi bingung. Mudah-mudahan artikel ini nantinya dapat sedikit membantu anda untuk memahami sinyal divergence.

Namun, sebelum lanjut kepembahasan lebih lanjut tentang jenis dan klasifikasi divergence trading saya ingin menjelaskan dua prinsip yang akan dijadikan patokan sinyal nantinya.

Pertama: ada pola double top atau double bottom yang muncul pada grafik harga.

Gambar 1.2 - Nurul Huda

Silahkan anda amati pada gambar 1.2 disana ada pola divergence dan grafik harga pada garis biru membentuk pola double top maka sinyal divergercen kemungkinan besar akan valid.

Gambar 1.3 - Nurul Huda

Silahkan anda amati gambar 1.3 diatas pada grafik harga yang di tandai garis biru tidak membentuk pola double top maupun double bottom. Harga tertinggi tidak eksplisit. Maka, terjadi sinyal divergence.

Kedua: indikator divergen muncul dalam waktu yang sama.

Gambar 1.4 - Nurul Huda

Silahlan anda amati gambar 1.4 merupakan interpretasi divergence yang benar. Garis biru pada grafik harga sejajar dengan garis biru pada indikator MACD artinya kejadian divergence diatas terjadi dalam waktu yang sama.

Gambar 1.5 - Nurul Huda

Silahkan anda lihat gambar 1.5 diatas merupakan interpretasi divergence yang salah. Coba perhatikan kembali Garis biru pada grafik harga tidak sejajar dengan indikator MACD artinya kejiadian divergence diatas tidak terjadi pada waktu yang sama.

Penjelasan Jenis-jenis Divergence Trading

Gambar 1.6 - Nurul Huda

Silahkan anda lihat pada gambar tabel 1.6 di atas semua jenis divergence memiliki trend bullish dan bearish (positif dan negatif). Pada kolom Divergence reguler menandakan pembalikan arah tren pas. Sedangkan pada kolom divergence hidden dan extended menandakan kenerlanjutan tren pasar atau yang biasa disebut dengan divergensi terbalik.

Biasanya para trader pemula ada yang belum paham dengan istilah divergence dengan convergence. Ok saya jelaskan sedikit tentang istilah divergence dengan convergence. Diverge artinya menyimpang. Dalam istilah trading diverge adalah terdapat penyimpangan tren harga dengan indikator. Sedangkan convergence adalah kebalikan dari divergence. Artinya tidak ada penyimpangan harga dengan indikator.

Diperbolehkan bagi anda yang ingin menyalin artikel yang ada diblog ini, dengan syarat mencantumkan sumbernya berupa link aktif yang merujuk pada konten aslinya. Blog anda tidak akan dihapus, deindex dan adsense anda tidak akan menerima keluhan hak cipta dari saya.

Referensi: