Penjelasan Initial Coin Offering (ICO)

Initial Coin Offering (ICO) merupakan sebuah sarana atau kegiatan yang dilakukan oleh pengembang dengan tujuan CrowdFunding dan CrowdSale yaitu mengum
Foto Redesain - https://remitano.com/forum/id/post/7664-what-is-pincoin-cryptocurrency

Halo sahabat NH, 👋
Semoga anda tetap sehat dan cuan pada hari ini. Amin 🤲

Edukasi weekend kali ini saya akan membahas tentang istilah Initial Coin Offering (ICO) pada koin kripto. Mungkin anda sering mendengar istilah Initial Coin Offering (ICO) di chanel - chanel youtube atau melihat dan membacanya pada situs ataupun jejaring sosial yang sharing tentang koin kripto. Apakah Initial Coin Offering (ICO) itu? Mari, kita simak penjelasannya berikut ini:

Initial Coin Offering (ICO)

Initial Coin Offering (ICO) merupakan sebuah sarana atau kegiatan yang dilakukan oleh pengembang dengan tujuan CrowdFunding dan CrowdSale yaitu mengumpulkan /dan mendapatkan dana dengan cara melakukan penawaran terhadap koin kripto baru atau layanan baru.

Melalui Initial Coin Offering (ICO) investor yang tertarik terhadap penawaran pengembang akan memberikan sejumlah modalnya baik itu dalam bentuk mata uang kripto seperti Bitcoin, (BTC) Ethereum, (ETH) Binance, (BNB) USD Theter (USDT) (DAI) dan jenis token koin lainnya atau bisa juga dalam bentuk mata uang fiat seperti Dollar dan Rupiah. Setelah investor menyerahkan sejumlah modalnya ke pengembang / perusahaan maka investor berhak untuk mendapatkan token kripto baru atau layanan baru yang khusus hanya diperoleh dalam acara Initial Coin Offering (ICO). Umumnya investor akan mendapatkan penawaran harga yang lebih rendah daripada harga publik / umum.

Selanjutnya pengembang akan memanfaatkan dana yang diperoleh dari investor dalam acara Initial Coin Offering (ICO) sebagai modal untuk mencapai tujuan pengembang. Seperti untuk melaunching produk ke publik, melakukan pemasaran, mengembangkan jaringan dan lain sebagainya. Setelah masa Initial Coin Offering (ICO) selesai token atau layanan baru dirilis ke publik / umum dan Investor akan mendapatkan keuntungan apabila harga token baru atau token yang memiliki layanan baru tersebut mengalami kenaikan harga terhadap mata uang real.

Risiko investasi dalam ICO

Dalam rangka Initial Coin Offering (ICO) memang investor akan mendapatkan penawaran yang lebih spesial seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya investor dalam acara Initial Coin Offering (ICO) akan mendapatkan harga yang lebih rendah namun, bukan berarti investor dalam acara Initial Coin Offering (ICO) bebas / tampa risiko. Investasi dalam events Initial Coin Offering (ICO) tetap memiliki tingkat risiko yang tinggi. Walaupun mereka telah membaca Whitepaper dan mencari informasi lebih lanjut tetap masih ada kemungkinan modal yang telah diinvestasikan oleh investor ke pengembang digunakan dengan tujuan yang tidak jelas, pencucian uang, SCAM dan mungkin juga setelah masa Initial Coin Offering (ICO) selesai, pengembang mengalami kebangkrutan atau produknya tidak laku.

Makanya sangat disarankan bagi peserta Initial Coin Offering (ICO) untuk mengetahui risiko dan tingkat keuntungan berinvestasi pada token baru.

Cara menghindari Kerugian investasi pada Initial Coin Offering (ICO)

Cara ini mungkin dapat anda terapkan untuk meminimalisir tingkat risiko yang terjadi pada investasi saat Initial Coin Offering (ICO):

Pertama: Membaca dan memahami White Paper yang mereka terbitkan, anda harus memahami semua yang telah dijabarkan mereka dalam whitepaper termasuk proyek apa yang akan mereka kerjakan. minimal anda harus memahami tentang apa dan bagaimana proyek tersebut dibuat?, apa tujuan proyek tersebut dilaksanakan?, Siapa saja yang terlibat dan yang bertanggung jawab terhadap proyek?, Berapa jumlah modal minimum yang mereka butuhkan untuk mensuksekan proyek? Dan bagaimana cara pembagian hak dan kewajiban kepeda pengembang dan Investor? Anda setidaknya harus mendapatkan jawaban-jawaban dari pertanyaan tersebut sebagai referensi anda sebelum memutuskan berinvestasi pada Initial Coin Offering (ICO) atau tidak.

Kedua: Mencari informasi terbaru tentang perkemngan koin kripto, sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada Initial Coin Offering (ICO) setidaknya anda harus dapat memprediksikan bagaimana pekembagan trend pasar saat token tersebut dipasarkan ke publik pada saat trend pasar sedang naik atau turun? Karena itu akan mempengaruhi jumlah permintaan dan penawaran. Selain itu anda juga harus mencari informasi terhadap token yang akan anda investasikan saat Initial Coin Offering (ICO) misalnya anda akan mengivestasikan koin Ethereum, (ETH) untuk berpartisipasi dalam Initial Coin Offering (ICO) anda harus mencari informasi tentang Ethereum, (ETH) bagaimana kedepannya akan mengalami pertumbuhan yang signifikan atau tidak? Dengan demikian setidaknya anda memiliki perbandingkan terhadap satu sama lain.

Ketiga: Mencari informasi tentang otoritas Initial Coin Offering (ICO), secara umum memang tidak ada otoritas yang mengatur ICO, namun demikian anda harus tetap mencari informasinya setidaknya jika anda mengetahui bahwa Initial Coin Offering (ICO) tersebut tidak memiliki otoritas maka ini juga dapat menjadi referensi anda untuk memutuskan ikut atau tidak dan berapa jumlah yang harus anda investasikan. Karena dengan tidak adanya otoritas tentu peluang kecurangan dan scam juga lebih besar.

Keempat: Tetap waspada, Seorang investor harus tetap waspada terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi waspada bukan berarti takut tetapi lebih berhati-hati ada pepatah mengatakan sedia payung sebelum hujan, investor yang baik tidak cukup hanya bermodal besar, mahir teknikal tetapi harus mahir juga mengelola keuangan dan lain sebagainya.

Cara Mendeteksi Kemungkinan SCAM dalam Initial Coin Offering (ICO)

Untuk mendeteksi lebih dini kemungkinan scam pada Initial Coin Offering (ICO) Anda dapat mendeteksinya melalui beberapa ciri - ciri Initial Coin Offering (ICO) yang berpotensi menjadi SCAM sebagai berikut:

  1. Pengembang startup yang mengadakan Initial Coin Offering (ICO) bersifat Anonymous (tidak dikenal siapapun)
  2. Pengembang startup tidak memiliki reputasi yang baik. Jika mereka saja tidak menganggap penting reputasi mereka sendiri bagaimana mereka akan komitmen, biasanya pengembang seperti ini cenderung merasa aman melakukan scamming.
  3. Pengembang startup tidak memiliki tujuan yang jelas dan realistis, bagimana proyek mereka akan sukses jika tidak mengetahui apa yang harus lakukan.
  4. Pengembang startup tidak memiliki dompet Escrow. Escrow adalah dompet yang dikelola oleh pihak ketiga dan tidak ada kaitannya dengan pihak penyelenggara Initial Coin Offering (ICO). Pengembang yang tidak memiliki dompet Escrow berpotensi akan malakukan korupsi dan pelarian uang.
  5. Pengembang startup tidak transparan. Penyelenggara Initial Coin Offering (ICO) yang menyembunyikan roadmap proyek yang akan mereka kerjaan kepada para investor, patut dicurigai bahwa mereka akan melakukan hal yang sama saat pembagian hak dan kewajiban.

Demikianlah edukasi singkat saya mengenai apa itu Initial Coin Offering (ICO). Karena kedangkalan kapasitas dan wawasan yang saya miliki saya berharap ada kritik dan saran untuk jika ada penjelasan saya menjadi tidak jelas hehe. Silahkan anda share artikel ini jika menurut anda bermanfaat. Terima kasih