Kepemimpinan (Leadership)

Pemimpin dan kepemimpinan merupakan suatu hal yang paling dekat dan sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, baik itu dalam lingkungan
Kepemimpinan

Pemimpin dan kepemimpinan merupakan suatu hal yang paling dekat dan sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, baik itu dalam lingkungan keluarga, organisasi, perusahaan dan pemerintahan. Kepemimpinan sangat menarik untuk dipelajari karena selalu menjadi isu sentral di mana pun tempatnya. Kepemimpinan merupakan salah satu faktor penting yang dapat menentukan sukses dan tidaknya sebuah organisasi. Melalui kepemimpinan kita dapat mengubah suatu kondisi yang kurang baik menjadi lebih baik.

Definisi Kepemimpinan

Secara umum kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang yang dapat mempengaruhi aktivitas individu maupun kelompok dalam rangka untuk mencapai tujuan tertentu.
Kepemimpinan sendiri berasal dari kata dasar "pimpin" yang memiliki arti bimbing atau tuntunan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Kepemimpinan diartikan sebagai perihal pemimpin atau cara memimpin.

Dalam mendefinisikan kepemimpinan para ahli manajemen sendiri masih sering saling beradu argumentasi, kejadian tersebut merupakan suatu hal yang wajar terjadi karena yang didefinisikan menyakut dengan hubungan manusia, tergantung pada pendekatan yang diambil oleh para alhi tersebut, terkadang mereka ada yang menggunakan pendekatan kepemimpinan barat dan timur, bahkan di barat sendiri juga masih terdapat perbedaan pandangan antara Amerika dan Eropa misalnya. Nah supaya lebih jelasnya mari kita lihat beberapa definisi tentang kepemimpinan menurut para alhi sebagai berikut:
Menurut John Piffner - Kepemimpinan adalah seni dalam mengkoordinasikan dan mengarahkan individu atau kelompok untuk mencapai suatu tujuan yang dikehendaki.
Menurut Robbins (2002:163) - Kepemimpian adalah kemampuan untuk mempengaruhi suatu kelompok untuk mencapai tujuan.
Menurut Stoner - Kepemimpinan adalah Sebuah proses dalam mengarahkan atau memengaruhi kegiatan terkait sebuah organisasi atau kelompok demi mencapai tujuan tertentu.
Menurut George R. Terry, pengertian leadership adalah kegiatan mempengaruhi orang lain untuk diarahkan mewujudkan tujuan organisasi.
Locke, melukiskan kepemimpinan sebagai suatu proses membujuk (inducing) orang lain menuju sasaran bersama.
Dari beberapa definisi para ahli tersebut, dapat disarikan bahwa kepemimpinan merupakan seni dan kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk mempengaruhi, menggerakan, mengarahkan, memotivasi, membimbing, memerintah, dan bahkan menghukum agar seseorang ataupun kelompok mau bekerja untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

Tipe -Tipe Kepemimpinan

Kepemimpinan dalam sebuah organisasi tidak semuanya sama, tergatung pada siapa yang memimpin, peraturan dan budaya yang menjadi ciri khas sebuah organisasi. Faktor-faktor tersebut kemudian mempengaruhi pemimpin dan para anggotanya sehingga munculah beberapa variasi atau tipe kepeminpinan dalam organisasi. Dan tipe-tipe kepeminpinan tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut adalah beberapa tipe kepemimpinan yang paling sering ditemukan

Tipe 1 - Otokratik

Kepemimpinam otokratik umumnya hanya terpusat pada satu arah yaitu dari pemegang kekuasaan tertinggi turun kebawah. Semua kebijakan, peraturan, prosedur dan pengambilan keputusan didominasi oleh atasan. Sehingga para anggota yang bekerja di dalam organisasi tesebut harus mengikuti dan menjalankan perintah dari atasan. Tipe kepemimpinan otokratik cenderung memberlakukan para anggotanya sama seperti mesin, sehingga terkesan kurang menghargai harkat dan martabat pata anggotanya. Sehingga tipe kepemimpinan jenis ini sering pandang negatif. Namun demikian tipe kepemimpinan otokratik memiliki kelebihan dan kekurangan sebagai berikut:

Kelebihan kepemimpinan otokratik
  1. Memiliki rantai komando yang jelas
  2. Keputusan dapat diambil dengan cepat, karena bersifat satu arah
  3. Tegas, tidak segan untuk menegur anggotanya jika ia melakukan kesalahan
  4. Pengawasan menjadi lebih mudah
  5. Mampu memberikan dorongan motivasi dalam produktivitas secara spesifik. dan
  6. Menghasilkan hasil yang konsisten.
Kekurangan kepemimpinan otokratik
  1. Kreativitas karyawan menjadi terbatas
  2. Suasana kepemimpinan menjadi kaku karena adanya kekuasaan mutlak dari atasan
  3. Menimbulkan rasa ketakutan dan tidak nyaman
  4. Menimbulkan keluhan, permusuhan, dan pengunduran diri karyawan dan
  5. Menimbulkan oposisi baru, karena dominasi kekuasaan yang berlebihan