-->

Kepemimpinan dalam Manajemen

Kepemimpinan dalam Manajemen

Kepemimpinan adalah sebuah keniscayaan bagi setiap individu yang telah terlahir di muka bumi ini, dalam ajaran agama islam manusia harus mampu memimpin jiwa serta raganya untuk taat kepada Tuhan dan Rasulnya sebagaimana firma Allah Swt dalam Al-Quran Surah Al-Baqoroh Ayat 30:

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَٰٓئِكَةِ إِنِّى جَاعِلٌ فِى ٱلْأَرْضِ خَلِيفَةً ۖ قَالُوٓا۟ أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ ٱلدِّمَآءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۖ قَالَ إِنِّىٓ أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ
Artinya: Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui" (QS. Al-Baqoroh: 30)

Dari makna ayat diatas sudah jelas bahwa ada misi dibalik penciptaan manusia yaitu menjadikannya sebagai pemimpin dimuka bumi ini, Rasulullah SAW juga pernah bersabda:

كلكم راع وكلكم مسئول عن رعيته
Artinya: Kamu sekalian adalah pemimpin, dan kamu bertangbertangggung jawab atas apa yang kamu pimpin. (HR. Ibnu Umar)

Hadits diatas sangat jelas sekali bahwa setiap manusia yang ada di muka bumi ini adalah sosok pemimpin. Dalam ajaran  agama islam kepemimpinan memiliki fungsi ganda yang pertama adalah memimpin jiwa dan raganya untuk patuh terhadap ajaran agama dan fungsi yang kedua adalah fungsi manajerial, yaitu mengatur segala sesuatu yang berhubungan langsung dengan kehidupan dunia, termasuk hubungan sosial dan bisnis.
Dalam dunia perusahaan atau organisasi kepemimpinan merupakan salah satu faktor terpenting untuk mencapai tujuan.

Pengertian Kepemimpinan

Secara umum pengertian Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang dalam memengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan.
Sedangkan dalam KBBI pengertian pemimpin dalam adalah orang yang memimpin. Maksudnya adalah orang yang mampu memandu otang lain untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan, untuk lebih memperjelas tentang pengertian kepemimpinan berikut ini saya kutip beberapa pendapat para Ahli tentang Kepemimpinan:
Kepemimpian adalah kemampuan untuk mempengaruhi suatu kelompok untuk mencapai tujuan. - Robbins
Kepemimpinan merupakan kegiatan untuk mempengaruhi orang-orang agar bersedia berusaha mencapai tujuan bersama. - Georger R. Terry
Kepemimpinan adalah merupakan proses dalam mempengaruhi atau mamandu jalannya kegiatan organisasi atau kelompok untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. - Stoner
Kepemimpinan merupakan kemampuan individu dalam mengatasi kelompok individu untuk mencapai tujuan yang maksimal dengan kemungkinan gesekan yang sangat kecil dan memperoleh peluang kerja sama yang besar. - F. I. Munson
Kepemimpinan merupakan sebuah proses membujuk orang lain untuk mengambil langkah menuju suatu tujuan bersama. - Locke et.al.
Kepemimpinan merupakan keputusan dan kegiatan pemerintah pembuat. - Duben
Dari beberapa pendapat para ahli diatas dapat sarikan bahwa kepememimpinan merupakan proses atau cara mempengaruhi orang lain.

Teori dalam Kepemimpinan

Dalam perkembanganya kepemimpinan memiliki tiga (3) teori yaitu:
  1. Teori Kepemimpinan Karakteristik, pada teori ini kepemimpinan difokuskan pada karakter individu seseorang, misalnya memilih pemimpin yang kuat, tinggi, tegap, tegas, di zaman modern tori ini sering mendapatkan kritikan karena belum tentu orang yang memiliki karakter tinggi mampu meminpin dan lain sebagainya.
  2. Tori Kepemimpinan Perilaku, Pada teori perilaku ini, menjelaskan bahwa ada dua (2) perilaku yang dapat menggambarkan sosok karakter pemimpin. Yang Pertama adalah Job centered yaitu karakter kepemimpinan fokus dalam hal pekerjaan. Yang Kedua adalah employee centered karakter pemimpin yang fokus pada kondisi para anggotanya.
  3. Teori Kepemimpinan Situasional, Pada teori ini, lebih menitik beratkan kesiapan anggotanya dalam menjalankan tugas, disini tugas pemimpin adalah mampu menganalisa anggotanya, teori situasional ini di polopori oleh Hersey dan Blanchard.

Jenis-jenis Gaya Kepemimpinan

Dalam perkembanganya, muncul beberapa teori kepemimpinan sehingga menimbulkan pengaruh terhadap gaya kepemimpinan seseorang kepada bawahannya. Berikut ini adalah beberapa macam gaya kepemimpinan diantaranya:
  1. Gaya Kepemimpinan Otokratis, pemimpin yang menggunakan gaya otokratis kekuasaan dan keputusannya sangat dominan, tidak ada ruang bagi anggota atau bawahannya untuk memberkan saran dan masukan. Model Gaya kepemimpinan seperti ini biasa diterapkan pada sistem pemerintahan kerajaan atau militer.
  2. Gaya Kepemimpinan Birokrasi, pemimpin yang menerapkan gaya birokrasi adalah pemimpin yang bekerja di kantor pemerintahan atau organisasi yang sudah memiliki regulasi serta budaya organisaai yang kuat mengakar sejak lama.
  3. Gaya kepemimpinan Partisipatif, Gaya kepemimpinan ini lebih mengutamakan keharmonisan pemimpin dengan anggota atau bawahannya, memberikan kesempatan kepada anggotanya dalam pembuatan keputusan tidak ada suasana yang kaku dan otoriter
  4. Gaya Kepemimpinan Delegatif, model gaya kepemimpinan delegatif adalah pemimpin mempercayai anggota atau bawahannya untuk mengambil keputusan sendiri, diberikan kebebasan dalam menjalankan hal-hal sesuai dengan keyakinan mereka.

Sifat-sifat Pemimpin

Agar seorang dapat menjalankan kepemimpinannya dengan baik serta dapat menjalankan tugas organisasi dalam mencapai tujuan, setidaknya harus memikili sifat sebagai berikut:
  1. Memiliki Pendirian, seorang pemimpin diharuskan memiliki pendirian yang kuat, konsisten terhadap keputusannya, jika seorang pemimpin tidak teguh pendiriannya maka akan mudah dipengaruhi oleh anggota atau bawahannya dan akan sulit untuk mangambil kebijakan.
  2. Memiliki Kejujuran, pemimpin harus dimiliki sifat yang jujur. Karena dengan kejujuran seorang pemimpin dapat diandalkan. Soso pemimpin yang tidak jujur tidak hanya merugikan diri dan organisasinya tapi juga murugikan khalayak banyak.
  3. Memiliki Sifat Proaktif, seorang pemimpin harus aktif, inisiatif memandu anggota atau bawahannya dalam menjalankan tugas untuk mencapai tujuan sehingga mereka dapat mengandalkannya dalam berbagai situasi, kepemimpinan yang pasif sulit untuk mencapai tujuan organisasi
  4. Komunikatif, maksudnya adalah seorang pemimpin harus mampu menyampaikan berbagai hal dengan jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Seorang pemimpin harus belajar atau menguasi tentang metode komunikasi yang baik.
  5. Visioner, seorang pemimpin harus mempunyai kemampuan untuk membuat perencanaan-perencanan, serta meramalkan atau memprediksi yang akan terjadi dengan menggunakan data-data yang ada.
  6. Terbuka terhadap Saran dan Kritik, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang selalu terbuka dan menghargai pendapat anggota atau bawahannya, pemimpin yang tertutup tidak mampu menganalisa potensi anggota atau bawahannya dan sulit untuk mencapai tujuan.
  7. Memiliki Kesabaran, seorang pemimpin sudah asing lagi dengan permasalahan-permasalahan, rintangan dan cobaan dalam menjalankan kepemimpinannya, kunci keberhasilan kepemimpinnya adalah sabar dan tidak grusas-grusu tampa kesabaran bagaimana seorang pemimpin dapat memecahkan permasalahannya dengan baik.

Fungsi Kepemimpinan

Ada beberapa fungsi dalam kepemimpinan diantaranya menurut Hamdani Nawawi, adalah sebagai berikut:
  1. Fungsi Instruktif, keputusan yang diambil oleh seorang pemimpin untuk dilaksanakan oleh anggota atau bawahannya.
  2. Fungsi Konsultatif, fungsi ini sifatnya dua arah yaitu anggota atau bawahan dapat bekonsultasi dengan pemimpin dan seorang pemimpin harus bijak dalam memandu atau memberikan wawasan kepada anggota atau bawahannya.
  3. Fungsi Partisipasi, seorang pemimpin aktif dan mau menturut sertakan anggota atau bawahannya dalam menjalakan proyek atau pekerjaan, jadi bawahan tidak hanya menjalankan perintah saja.
  4. Fungsi Delegasi, seorang pemimpin mampu memberikan tugas jabatan atau delegasi wewenang kepada anggota atau bawahannya yang sesuai dengan kemampuan dan keahlian mereka.
  5. Fungsi Pengendalian seorang pemimpin mampu mengawasi dan mengendalikan seluruh aktivitas yang dilaksanakan oleh anggota atau bawahannya agar tujuan organisasi dapan bejalan secara efektif dan efisien.

Tujuan Kepemimpinan

Ada beberapa tujuan kepemimpinan dalam sebuah organisasi atau perusahaan, diantaranya adalah:
  1. Untuk Mencapai Tujuan, Kepemimpinan merupakan sebuah keniscaayaan dalam sebuah organisasi atau perusahaan tanpa adanya pemimpin mustahil bagi sebuah organisasi atau perusahaan mencapai tujuannya dengan baik.
  2. Untuk Memotivasi Anggota atau Bawahannya, karena sosok seorang pemimpin harus mampu mempengaruhi orang lain agar mau bekerja untuk mencapai tujuan, tampa adanya pemimpin akan terjadi demotivasi seseorang sehingga hal tersebut akan menghambat dalam pencapaian tujuan organisasi.
Semoga artikel Nurul Huda ini dapat memberikan manfaat, dan jangan lupa share ke media sosial ya! supaya sahabat kita yang lain juga mengetahuinya. Terima kasih

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar