Indikator Kualitas Produk

Indikator Kualitas Produk

Pengertian Kualitas

Kualitas adalah keadaan kondisi yang dinamis yang berkaitan erat dengan sebuah produk, jasa, proses, manusia dan bahkan lingkungan yang dapat memenuhi atau melebihi harapan.
Heizer dan Render, (2001:171) mendifinisikan kualitas adalah kemampuan sebuah produk atau jasa dalam memenuhi keingan dan kebutuhan konsumen.

Kualitas Produk

Kotler and Armstrong, (2008:244) mendefinisikan kualitas produk ialah suatu kumpulan ciri-ciri karakteristik sebuah produk dan jasa yang memiliki kemampuan dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang mana pengertian tersebut merupakan gabungan dari daya tahan produk / jasa, keandalan produk / jasa, ketepatan produk / jasa, kemudahan pemeliharaan serta atribut-atribut lainnya dari sebuah produk / jasa.
Sedangkan menurut Tjiptono, (2007) kualitas mengandung berbagai definisi dan makna, setiap individu yang berbeda akan memaknainya secara berbebeda pula.

Indikator Kualitas Produk

Definisi yang sering dijumpai dari individu-individu yang memaknai kualitas produk tersebut antara lain:
  1. Produk memiliki kesesuaian dengan persyaratan atau tuntutan.
  2. Produk memiliki kecocokan untuk pemakaian.
  3. Produk dapat diperbaikan atau penyempurnaan berkelanjutan.
  4. Produk bebas dari cacat ataupun kerusakan.
  5. Produk dapat memenuhi kebutuhan konsumen dari awal dan setiap saat digunakan.
  6. Produk dapat berfungsi secara benar semenjak awal.
  7. Produk memberikan nilai tambah yang mampu membahagiakan konsumen.
Gaspersz, (2008:119) mengatakan bahwa terdapat delapan (8) dimensi dari kualitas sebuah produk yang terdiri dari:
  1. Performance, Adalah karakteristik kemampuan operasi inti dari sebuah produk. Performance juga dapat didefinisikan sebagai bentuk / tampilan dari sebuah produk yang seseungguhnya. performance sebuah produk adalah cerminan dari bagaimana sebuah produk / jasa itu disajikan / ditampilkan kepada konsumen. Sebuah produk bisa dikatakan memiliki performance yang baik apabila dapat memenuhi harapan yang diinginkan konsumen. Produk / jasa, yang disajikan / tampilkan dimensi performance bisa saja berlainan, tergantung pada functional value yang diberikan / janjikan oleh perusahaan.
  2. Reliability, Adalah tingkat konsistensi keandalan / kemampuan suatu produk / jasa dalam proses operasionalnya dihadapan konsumen. Reliability dari sebuah produk juga merupakan tolak ukur bahwa produk tersebut tidak akan mengalami kegagalan atau rusak dalam periode atau waktu tertentu yang telah ditetapkan. Sebuah produk bisa dikatakan mempunyai reliability yang baik apabila dapat memberikan kepercayaan kepada konsumen terkait kualitas dan keandalan sebuah produk. Dimensi performance dan reability mungkin sekilas hampir sama namun sesungguhnya memiliki perbedaan yang jelas, reability lebih menunjukkan pada sisi probabilitas sebuah produk menjalankan fungsinya.
  3. Features, Adalah karakteristik pelengkap atau sekunder yang dimiliki oleh sebuah produk dan features juga dapat didefinisikan sebagai tingkat kelengkapan dari atribut-atribut yang ada pada produk itu sendiri. Mungkin pada kondisi tertentu, performance dari sebuah produk hampir mirip namun sebenarnya memiliki perbedaan yaitu terletak pada fitur yang disajikan / tampilkan. Hal ini juga yang mengakibatkan mengapa harapan konsumen terhadap dimensi performance relative lebih homogen dibandingkan dengan harapan konsumen terhadap fitur lebih relatif heterogen.
  4. Conformance, adalah karakteristik bentuk / design dan operasi sebuah produk sejauh mana produk tersebut memenuhi standar yang telah ditentukankan sebelumnya. Conformance juga didefinisikan sebagai tingkat dimana seluruh produk-produk yang diproduksi dapat memenuhi spesifikasi sasaran yang telah dijanjikan. Conformance sebuah produk bisa dikatakan akurat dan baik apabila produk-produk yang disajikan / tampilkan oleh produsen telah sesuai dengan perencanaan perusahaan sebelumnya tentunya produk-produk yang mayoritas diinginkan oleh konsumen.
  5. Durability, Adalah karakteristik yang berkaitan dengan seberapa lama sebuah produk yang disajikan / tampilkan dapat terus digunakan. Durability juga dapat didefinisikan sebagai ukuran usia operasi sebuah produk yang diinginkan dalam kondisi normal.
  6. Serviceability, Adalah karakteristik produk yang meliputi kompetensi, kecepatan, kenyamanan, mudah diperbaiki, serta penanganan keluhan produk yang memuaskan. Serviceability dapat juga didefinisikan sebagai alat ukur sebuah produk tentang bagaimana kemudahan memperbaiki suatu produk jika mengalami kerusakan atau kegagalan. Maksudnya adalah apabila sebuah produk mengalami kerusakan atau kegagalan maka kesiapan perbaikan produk yang rusak atau gagal tersebut dapat dihandalkan, sehingga dalam hal ini konsumen tidak dirugikan.
  7. Aesthethics, Adalah karakteristik keindahan sebuah produk. Aesthethics juga dapat didefinisikan sebagai atribut-atribut yang melekat pada sebuah produk tersebut, seperti halnya model atau desain, warna, estetika dan lain sebagainya. Pada dasarnya Aesthetics adalah suatu elemen yang melengkapi dari fungsi dasar sebuah produk sehingga performance sebuah produk yang disajikan / tampilkan akan menjadi lebih baik dan berkualitas dihadapan konsumen.
  8. Customer perceived quality, Adalah Kualitas yang dipersepsikan (perceived quality) yaitu kualitas yang dirasakan oleh konsumen terhadap produk yang disajikan / tampilkan.
Sumber Rujukan
  1. Heizer, Jay dan Barry Render. 2001. Operations Management. New Jersey: Prentice Hall
  2. Gaspersz, V. 2008. Total Quality Managament. Jakarta: Penerbit Gramedia Pustaka Utama
  3. Kotler, P. Armstrong, G. 2008. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi 12. Jilid 1. Jakarta: Erlangga 
  4. Tjiptono, F., Chandra, G. 2007. Service, Quality, Satisfaction. Yogyakarta: Andi

Baca juga

Post a Comment